Wednesday, June 07, 2017

BOOKING HOTEL ONLINE

AGODA : ONLINE HOTEL DEALIS : SPECIAL RATES ON AGODA : FINE CHEAP HOTEL AGODA DEALS :
Book  hotels  online : Deep discounts on 1,375,000+ properties, worldwide. Sign up now and up to 30% OFF Insider Deals will appear immediately, with more sent to your inbox ! CLICK HERE FOR INSTANT ACCESS

MU'JIZAT MERAWAT ORANG TUA KITA .

Bismillahirrahmanirrahim.
🌼 MU’JIZAT MERAWAT ORANG TUA ðŸŒ¼
_Uang bisa dicari,_
_llmu bisa digali,_
*Tapi kesempatan : untuk mengasihi orang tua takkan terulang lagi,*
_Ketika anak kita menemukan jodohnya, dan mendapatkan wanita cantik yang berhasil merebut seluruh hatinya, tidak jarang orang yang pertama menjadi musuh si Anak adalah orang tuanya sendiri._
_Orang tua yang semula begitu mulia, mendadak terasa menjadi sangat cerewet, dan menjadi sumber masalah rumah tangga. Apalagi bila si anak (laki²) tidak berhasil menyatukan hati istrinya dengan ibundanya._
_Padahal_, *anak² yang merawat orang tuanya sampai wafat, kebanyakan di cintai Alloh*, _hal itu tercermin dalam karir hidupnya di Dunia, dan mereka cenderung menjadi orang yang sukses._
*Mu’jizat Orang Tua, dapat kita temukan dalam sejarah hidup seorang sahabat di bawah ini :*
*–o0o–*
_Ketika ibu dari Iyas bin Muawiyah wafat,_ *lyas* _meneteskan air mata tanpa meratap, lalu beliau ditanya seorang sahabat tentang sebab tangisannya,_
_Jawabnya,_ *“Allah telah membukakan untukku, beberapa pintu untuk masuk syurga, sekarang, satu pintu telah ditutup.”*
_Begitulah, orangtua adalah pintu syurga, bahkan pintu yang paling tengah di antara pintu² yang lain._
_Nabi Shollallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,_
*"ORANG TUA adalah PINTU SYURGA YANG PALING TENGAH,* _terserah kamu, hendak kamu terlantarkan dia, atau kamu hendak menjaganya.”_
_(HR Tirmidzi)_
_Al-Qadhi berkata,_ _"Maksud pintu syurga yang paling tengah, adalah pintu yang_ *PALING BAGUS dan PALING TINGGI*.
_Dengan kata lain, se-baik² sarana yang bisa mengantarkan seseorang ke dalam syurga dan meraih derajat yang tinggi adalah dengan mentaati orangtua dan menjaganya.”_
_Bersyukurlah jika kita masih memiliki orangtua, karena di depan kita masih ada pintu syurga yang masih terbuka lebar._
_Terlebih bila orangtua telah berusia lanjut._
_Dalam kondisi tak berdaya, atau mungkin sudah pelupa, pikun dan terkesan cerewet,_
_atau tak mampu lagi merawat dan menjaga dirinya sendiri, persis seperti bayi yang baru lahir._
*SUNGGUH TERLALU, ORANG YANG MENDAPATKAN ORANG TUANYA BERUSIA LANJUT, TAPI DIA TIDAK MASUK SYURGA, PADAHAL KESEMPATAN BEGITU MUDAH BAGINYA*.
_Nabi Shollallahu ‘Alaihi Wasallam.. bersabda,_ *"Sungguh celaka....., sungguh celaka,… sungguh celaka"*
_lalu Seseorang bertanya “Siapakah itu wahai Rosululloh?”_
_Beliau bersabda,_ *“Yakni orang yang mendapatkan, salah satu orang tuanya, atau kedua orang tuanya berusia lanjut, namun ia tidak juga bisa masuk syurga.”*
_(HR Muslim)_
_Dia tidak masuk syurga karena tak berbakti, tidak mentaati perintahnya, tidak berusaha membuat senang hatinya, tidak meringankan kesusahannya, tidak menjaga kata²nya, dan tidak merawatnya saat mereka tak lagi mampu hidup mandiri._
*SAATNYA KlNI, KlTA BERKACA DIRI, SUDAHKAH LAYAK KITA DISEBUT SEBAGAI ANAK YANG BERBHAKTI ? SUDAHKAH LAYAK KITA MEMASUKI PINTU SYURGA YANG PALING TENGAH ?*
_Nasihat ini sebaiknya, kita sampaikan kepada anak² kita, Juga pengingat bagi saya.._
Berbahagialah bagi temen2 yg kini masih memiliki orang tua
Yuk.saling mengingatkan..berikan terbaik buat ortu / Mertua kita..mereka kedudukannya sama.
Kalaupun belum bisa membahagiakannya , janganlah sakiti hatinya dengan kata kata dan sikap kita....

Kredit untuk : Ildasari Daulay
[ + Comment ]
Ads/Iklan : Satu Kad Satu kelurga Satu Harga
Medical card Murah Gila harga dari serendah RM 67.00
Bergantung pada terma dan syarat* .
Call @ Wahsapp : 0167158499 - A.hbo


Tuesday, June 06, 2017

KETIKA JENDELA HATI MENEMBUS DINDING TEMBOK

Bismillahirrahmanirrahim.
🌼Ketika Jendela Hati Menembus Dinding Tembok🌼
Tersebutlah dua orang pria, keduanya menderita sakit keras dan sedang dirawat di sebuah kamar rumah sakit. Seorang diantaranya menderita suatu penyakit yang mengharuskannya duduk di tempat tidur selama satu jam di setiap sore untuk mengosongkan cairan dari paru-parunya. Kebetulan, tempat tidurnya berada tepat di sisi jendela satu-satunya yang ada di kamar itu. Sedangkan pria yang lain tidak bisa melakukan apa-apa, dia hanya bisa berbaring lurus di atas tempat tidurnya.
Setiap hari mereka saling bercakap-cakap selama berjam-jam. Mereka membicarakan istri dan keluarga, rumah, pekerjaan, keterlibatan mereka di ketentaraan, dan tempat-tempat yang pernah mereka kunjungi selama liburan.
Setiap sore, ketika pria yang tempat tidurnya berada dekat jendela di perbolehkan untuk duduk, ia menceritakan tentang apa yang terlihat di luar jendela kepada rekan sekamarnya. Selama satu jam itulah, pria kedua merasa begitu senang dan bergairah membayangkan betapa luas dan indahnya semua kegiatan dan warna-warna indah yang ada di luar sana.
"Di luar jendela, tampak sebuah taman dengan kolam yang indah. Itik dan angsa berenang-renang cantik, sedangkan anak-anak bermain dengan perahu-perahu mainan. Beberapa pasangan berjalan bergandengan di tengah taman yang dipenuhi dengan berbagai macam bunga berwarnakan pelangi. Sebuah pohon tua besar menghiasi taman itu. Jauh di atas sana terlihat kaki langit kota yang mempesona. Suatu senja yang indah."
Pria pertama itu menceritakan keadaan di luar jendela dengan detil, sedangkan pria yang lain berbaring memejamkan mata membayangkan semua keindahan pemandangan itu. Perasaannya menjadi lebih tenang, dalam menjalani kesehariannya di rumah sakit itu.
Semangat hidupnya menjadi lebih kuat, percaya dirinya bertambah. Pada suatu sore yang lain, pria yang duduk di dekat jendela menceritakan tentang parade karnaval yang sedang melintas. Meski pria yang kedua tidak dapat mendengar suara parade itu, namun ia dapat melihatnya melalui pandangan mata pria yang pertama yang menggambarkan semua itu dengan kata-kata yang indah.
Begitulah seterusnya, dari hari ke hari. Dan, satu minggu pun berlalu. Suatu pagi, perawat datang membawa sebaskom air hangat untuk mandi. Ia mendapati ternyata pria yang berbaring di dekat jendela itu telah meninggal dunia dengan tenang dalam tidurnya. Perawat itu menjadi sedih lalu memanggil perawat lain untuk memindahkannya ke ruang jenazah. Kemudian pria yang kedua ini meminta pada perawat agar ia bisa dipindahkan ke tempat tidur di dekat jendela itu. Perawat itu menuruti kemauannya dengan senang hati dan mempersiapkan segala sesuatunya. Ketika semuanya selesai, ia meninggalkan pria tadi seorang diri dalam kamar.
Dengan perlahan dan kesakitan, pria ini memaksakan dirinya untuk bangun. Ia ingin sekali melihat keindahan dunia luar melalui jendela itu. Betapa senangnya ia, ketika ia akhirnya bisa melihat sendiri dan menikmati semua keindahan itu. Hatinya tegang, perlahan ia menjengukkan kepalanya ke jendela di samping tempat tidurnya. Apa yang dilihatnya ? Ternyata, jendela itu menghadap ke sebuah TEMBOK KOSONG !!
Ia berseru memanggil perawat dan menanyakan apa yang membuat teman pria yang sudah wafat tadi bercerita seolah-olah melihat semua pemandangan yang luar biasa indah di balik jendela itu. Perawat itu menjawab bahwa sesungguhnya pria tadi adalah seorang buta yang bahkan tidak bisa melihat tembok sekalipun.
"Barangkali ia ingin memberimu semangat hidup," kata Perawat itu.

Kredit untuk : Ildasari Daulay

[ + Comment ]

Ads/Iklan : Satu Kad Satu kelurga Satu Harga
Medical card Murah Gila harga dari serendah RM 67.00
Bergantung pada terma dan syarat* .
Call @ Wahsapp : 0167158499 - A.hbo



Monday, June 05, 2017

7 AMALAN YANG PAHALANYA TERUS MENGALIR

Bismillahirrahmanirrahim.
🌼 7 AMALAN YANG PAHALANYA TERUS MENGALIR ðŸŒ¼

AMAL JARIYAH adalah sebutan bagi amalan yang terus mengalir pahalanya, walaupun orang yang melakukan amalan tersebut sudah wafat. Amalan tersebut terus memproduksi pahala yang terus mengalir kepadanya.

Dari Abu Hurairah menerangkan bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Apabila anak Adam (manusia) wafat, maka terputuslah semua (pahala) amal perbuatannya kecuali tiga macam perbuatan, yaitu sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya" (HR. Muslim).

Selain dari ketiga jenis perbuatan di atas, ada lagi beberapa macam perbuatan yang tergolong dalam amal jariah.Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya diantara amal kebaikan yang mendatangkan pahala setelah orang yang melakukannya wafat ialah ilmu yang disebarluaskannya, anak saleh yang ditinggalkannya, mushaf (kitab-kitab keagamaan) yang diwariskannya, masjid yang dibangunnya, rumah yang dibangunnya untuk penginapan orang yang sedang dalam perjalanan. sungai yang dialirkannya untuk kepentingan orang banyak, dan harta yang disedekahkannya” (HR. Ibnu Majah).

Di dalam hadis ini disebut tujuh macam amal yang tergolong amal jariah sebagai berikut.

1. Menyebarluaskan ilmu pengetahuan yang bermanfaat, baik melalui pendidikan formal maupun nonformal, seperti diskusi, ceramah, dakwah, dan sebagainya. Termasuk dalam kategori ini adalah menulis buku yang berguna dan mempublikasikannya.

2. Mendidik anak menjadi anak yang saleh. Anak yang saleh akan selalu berbuat kebaikan di dunia. Menurut keterangan hadis ini, kebaikan yang dipeibuat oleh anak saleh pahalanya sampai kepada orang tua yang mendidiknya yang telah wafat tanpa mengurangi nilai/pahala yang diterima oleh anak tadi.

3. Mewariskan mushaf (buku agama) kepada orang-orang yang dapat memanfaatkannya untuk kebaikan diri dan masyarakatnya.

4. Membangun masjid. Hal ini sejalan dengan sabda Nabi SAW, ”Barangsiapa yang membangun sebuah masjid karena Allah walau sekecil apa pun, maka Allah akan membangun untuknya sebuah rumah di surga” (HR. al-Bukhari dan Muslim). Orang yang membangun masjid tersebut akan enerima pahala seperti pahala orang yang beribadah di masjid itu.

5. Membangun rumah atau pondokan bagi orang-orang yang bepergian untuk kebaikan. Setiap orang yang memanfaatkannya, baik untuk istirahat sebentar maupun untuk bermalam dan kegunaan lain yang bukan untuk maksiat, akan mengalirkan pahala kepada orang yang membangunnya.

6. Mengalirkan air secara baik dan bersih ke tampat-tempat orang yang membutuhkannya atau menggali sumur di tempat yang sering dilalui atau didiami orang banyak.Setelah orang yang mengalirkan air itu wafat dan air itu tetap mengalir serta terpelihara dari kecemaran dan dimanfaatkan orang yang hidup maka ia mendapat pahala yang terus mengalir.Semakin banyak orang yang memanfaat kannya semakin banyak ia menerima pahala di akhirat. Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa membangun sebuah sumur lalu diminum oleh makhluk atau burung yang kehausan, maka Allah akan memberinya pahala kelak di hari kiamat.” (HR. Ibnu Khuzaimah dan ibnu Majah).

7. Menyedekahkan sebagian harta. Sedekah yang diberikan secara ikhlas akan mendatangkan pahala yang berlipat ganda. Allah Ta'ala berfirman dalam surah Al Hasyr ayat 18 : “Wahai orang-orang beriman, Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (AKHIRAT), dan bertaqwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan .. .. Berlomba-lomba selalu menuju kebaikan dan takwa ..
Wallahu’ a'lam bishshawab, ..

Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci …
Wabillahi Taufik Wal Hidayah, By Nasrul Pasaman.

Kredit untuk : Ildasari Daulay
[ + Comment ]
Ads/Iklan : Satu Kad Satu kelurga Satu Harga
Medical card Murah Gila harga dari serendah RM 67.00
Bergantung pada terma dan syarat* .
Call @ Wahsapp : 0167158499 - A.hbo