Saturday, June 24, 2017

SELAMAT HARI RAYA..

Bismillahirrahmanirrahim.

🌼KELUARGA NABI SAW DI HARI RAYA🌼

PADA saat malam Takbiran, Ali ibn Abi Thalib terlihat sibuk membagi-bagikan gandum dan kurma. Bersama istrinya, Sayyidah Fathimah az-Zahra, Ali menyiapkan tiga karung gandum dan dua karung kurma. Terihat, Sayyidina Ali memanggul gandum, sementara istrinya Fathimah menuntun Hasan dan Husein. Mereka sekeluarga mendatangi kaum fakir miskin untuk disantuni.

Esok harinya tiba salat ‘Idul Fitri. Mereka sekeluarga khusyuk mengikuti salat jama’ah dan mendengarkan khutbah. Selepas khutbah ‘Id selesai, keluarga Rasulullah Saw. itu pulang ke rumah dengan wajah berseri-seri.

Sahabat beliau, Ibnu Rafi’i bermaksud untuk mengucapkan selamat ‘Idul Fitri kepada keluarga putri Rasulullah Saw. Sampai di depan pintu rumah, alangkah tercengang Ibnu Rafi’i melihat apa yang dimakan oleh keluarga Rasulullah itu.

Sayyidina Ali, Sayyidatuna Fathimah, Sayyidina Hasan dan Sayyidina Husein yang masih balita, dalam ‘Idul Fitri makanannya adalah gandum tanpa mentega, gandum basi yang baunya tercium oleh sahabat Nabi itu. Seketika Ibnu Rafi’i berucap istighfar, sambil mengusap-usap dadanya seolah ada yang nyeri di sana. Mata Ibnu Rafi’i berlinang butiran bening, perlahan butiran itu menetes di pipinya.

Kecamuk dalam dada Ibnu Rafi’i sangat kuat, setengah lari ia pun bergegas menghadap Rasulullah Saw. Tiba di depan Rasulullah, “Ya Rasulullah, ya Rasulullah, ya Rasulullah. Putra baginda, putri baginda dan cucu baginda,” ujar Ibnu Rafi’i. “Ada apa wahai sahabatku?” tanya Rasulullah.

“Tengoklah ke rumah putri baginda, ya Rasulullah. Tengoklah cucu baginda Hasan dan Husein.”

“Kenapa keluargaku?”

“Tengoklah sendiri oleh baginda, saya tidak kuasa mengatakan semuanya.”

Rasulullah Saw. pun bergegas menuju rumah Sayyidatuna Fathimah az-Zahra r.a. Tiba di teras rumah, tawa bahagia mengisi percakapan antara Sayyidina Ali, Sayyidatuna Fathimah dan kedua anaknya. Mata Rasulullah pun berlinang. Butiran mutiara bening menghiasi wajah Rasulullah Saw. nan suci.

Air mata Rasulullah berderai, melihat kebersahajaan putri beliau bersama keluarganya. Di hari yang Fitri, di saat semua orang berbahagia, di saat semua orang makan yang enak-enak. Keluarga Rasulullah Saw. penuh tawa bahagia dengan gandum yang baunya tercium tak sedap, dengan makanan yang sudah basi.

“Ya Allah, Allahumma Isyhad. Ya Allah saksikanlah, saksikanlah. Di hari ‘Idul Fitri keluargaku makanannya adalah gandum yang basi. Di hari ‘Idul Fitri keluargaku berbahagia dengan makanan yang basi. Mereka membela kaum papa, ya Allah. Mereka mencintai kaum fuqara dan masakin. Mereka relakan lidah dan perutnya mengecap makanan basi asalkan kaum fakir-miskin bisa memakan makanan yang lezat. Allahumma Isyhad, saksikanlah ya Allah, saksikanlah,” bibir Rasulullah berbisik lembut.

Sayyidatuna Fathimah tersadar kalau di luar pintu rumah, bapaknya sedang berdiri tegak. “Ya Abah, ada apa gerangan Abah menangis?” Rasulullah tak tahan mendengar pertanyaan itu. Setengah berlari ia memeluk putri kesayangannya sambil berujar, “Surga untukmu, Nak. Surga untukmu.”

Demikianlah, menurut Ibnu Rafi’i, keluarga Rasulullah Saw. pada hari ‘Idul Fitri senantiasa menyantap makanan yang basi berbau apek. Ibnu Rafi’i berkata, “Aku diperintahkan oleh Rasulullah Saw. agar tidak menceritakan tradisi keluarganya setiap ‘Idul Fitri. Aku pun simpan kisah itu dalam hatiku. Namun, selepas Rasulullah Saw. wafat, aku takut dituduh menyembunyikan hadits, maka aku ceritkan agar jadi pelajaran bagi segenap kaum Muslimin.” (Musnad Imam Ahmad, jilid 2, hlm. 232).

Ya Rasulullah, begitu mulianya hati baginda bersama keluarga. Siapa gerangan yang tak malu? Siapa orangnya yang tak kelu? Kami di hari nan fitri, makanan kami lezat-lezat, makanan kami enak-enak. Harus kami apakan diri ini, ya Rasul? Kami malu.

Ya Rasulllah, teteskan kemuliaan jiwa baginda kepada kami, teteskan walau hanya setitik, agar jiwa kami semua tiada tandus dari kasih. Aamiin...

Tuesday, June 20, 2017

JANGAN BANGA

Jangan berbangga dgn solat, puasa dan zikir yg banyak kerana semua itu belum tentu membuatkan Allah reda.

Justeru, apa yg membuatkan Allah reda?

Nabi Musa AS, "Wahai Allah, aku telah melaksanakan ibadah. Lalu manakah ibadahku yg membuatkan Engkau reda?"

Allah SWT, "Solat? Solatmu itu utk dirimu sendiri, kerana dgn mengerjakan solat, engkau terpelihara drp perbuatan keji dan munkar."

"Zikir? Zikirmu itu hanya utk dirumu sendiri, membuatkan hatimu menjadi tenang."

"Puasa? Puasamu itu utk dirimu sendiri, melatih dirimu utk memerangi hawa nafsumu sendiri."

Nabi Musa AS, "Lalu ibadahku yg manakah yg membuatkan Engkau reda ya Allah?"

Allah SWT, *"Sedekah, infaq, zakat dan perbuatan baikmu. Itulah yg membuatkan Aku reda, kerana ketika engkau membahagiakan orang yg sedang susah, Aku hadir di sampingnya. Dan Aku akan menggantikannya dgn ganjaran 700 kali ganda."* Surah Al-Baqarah ayat 261 hingga 262.

Apabila kamu sibuk dgn ibadah yg lazim dan berbangga dgnnya, maka itu tandanya kamu hanya mencintai dirimu sendiri, bukannya Allah.

Tetapi, apabila kamu berbuat baik dan berkorban utk orang lain, maka itu tandanya kau mencintai Allah dan tentu Allah reda kerananya.

Buatlah perkara yg Allah reda maka Allah akan limpahkan rahmat-Nya dgn membuatkan hidupmu lapang dan bahagia.

Kitab *Mukasyafatul Qulub*, karya *Imam Al-Ghazali*.

Monday, June 19, 2017

KISAH DOA LAILATUL QADAT

Bismillahirrahmanirrahim.

Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin hafizhahumallah bercerita :

"Pada suatu malam ke 27 Ramadhan (malam yang sangat diharapkan terjadinya lailatul qadar), beliau bersama Bapak serta Kakek ingin pergi ke masjid Nabawi untuk shalat malam pada malam itu.

Kemudian ketika keluar rumah menuju mobil, beliau mendengar suara musik yang begitu keras dinyalakan oleh anak-anak muda, kemudian beliau mendekati mobil tersebut dan mengatakan kepada mereka :

"Wahai para pemuda, jika kalian tidka sanggup untuk mengisi malam ini dengan ibadah, maka mohon dimatikan suara yang begitu keras ini", akhirnya mereka mematikannya.

Kemudian syaikh mengatakan: "Hendaknya malam ini kalian memperbanyak mengucapkan

اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني

Allahumma innaka 'Afuwwun tuhibul 'afwa fa'fu 'anni

(Ya Allah sungguhnya Engkau Maha Pemaaf, Engkau suka pemaafan, maka maafkanlah daku).

Lalu seorang yang dekat syaikh mengatakan, "saya belum hafal", lalu syaikh mengulangi kedua kalinya, lalu si pemuda ini akhirnya dapat melafalkannya.

Setelah enam tahun, Syaikh Abdurrazzaq hafizhahullah ceramah di sebuah kota, kemudian setelah ceramah ada seorang pemuda yang berjenggot dan dari wajahnya terlihat ia ahli ketaatan kepada Allah, pemuda ini berkata :

"Syaikh ingatkah engkau kepada para pemuda yang engkau peringatkan untuk mematikan musik di malam ke 27 Ramadhan, lalu engkau mengajari mereka doa lailatul qadar, maka semenjak malam itu saya selalu membacanya dan akhirnya Allah Taala membencikan maksiat-maksiat di dalam hatiku, Alhamdulillah akhirnya aku kembali ke jalan-Nya"

Wahai Saudaraku, sebarkanlah DOA ini! di hari-hari mulia ini, semoga yang membacanya akan melihat kebaikan BAIK DI DALAM RAMADHAN ATAU DI LUAR RAMADHAN :

اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني

Allahumma innaka 'Afuwwun tuhibul 'afwa fa'fu 'anni

(Ya Allah sungguhnya Engkau Maha Pemaaf, Engkau suka dengan pemaafan, maka maafkanlah daku).

Ditulis oleh Ahmad Zainuddin Al Banjary

Banjarmasin, Senin 24 Ramadhan 1438H.

Sunday, June 18, 2017

MALAM AL QADAR


Ustaz Pahrol Mohamad Juoi

Sayangnya, kita lebih terfokus melihat tanda-tanda mendapat Al Qadar pada alam, pada pokok, air dan lain-lain yang berada di luar diri.

Sedangkan tanda mendapat Al Qadar itu ada pada diri sendiri.

Bukankah mereka yang bertemu dengan malam Al Qadar amat bertuah kerana doa, taubat dan hajatnya “diangkat” oleh para malaikat lalu dimakbulkan Allah?

Jadi, jika seseorang mendapat Al Qadar tentu jiwanya lebih tenang, akhlaknya menjadi lebih baik dan ibadahnya (sama ada habluminallah dan habluminannas) bertambah lebat dan hebat.

Malam Al Qadar ialah malam yang paling sibuk laluan ke langit dunia (umpama trafik jam) kerana turunnya pelbagai malaikat yang tidak kira banyaknya. Meriah sungguh sampai terbit fajar.

Malaikat turun secara luar biasa banyaknya itu termasuklah yang paling tinggi pangkatnya di kalangan mereka – malaikat Jibrail.

Masing-masing ada tugasnya. Pelbagai urusan dilaksanakan oleh mereka.

Salah satu urusan ialah “bertamu dalam hati” orang Islam yang bersih hatinya. Sekali bertamu tetapi kesannya berpanjangan. Impaknya, hati orang yang pernah menjadi tempat singgah malaikat akan berubah.

Bisikan para malaikat mula mengambil tempat yang khusus dan menjadi begitu dominan dalam kehidupan seseorang itu.

Mulai detik itu bisikan kebaikan (dari malaikat) akan mengatasi bisikan kejahatan (dari syaitan) dalam hati orang tersebut.

Ya, hidup ini sebenarnya kita lalui antara dua bisikan. Pertama, bisikan “hati kecil” yang suci dan baik. Kedua, bisikan “hati besar” yang kotor dan jahat.

Bisikan ini sentiasa berperang dalam hati. Justeru, hati hakikatnya adalah wadah rebutan antara malaikat dan syaitan. Antara ilham dan waswas.

Siapa yang menang, dialah yang akan menakluki hati dan terarahlah hati itu ke arah yang dikehendaki oleh “penakluknya”.

Firman Allah:“Dan beruntunglah orang yang membersihkan dan merugilah orang yang mengotorinya.” (Surah al-Syams 91: 9-10)

Orang yang mendapat malam Al Qadar sungguh bertuah. Hasil mujahadah, doa, taubatnya pada malam berkenaan, malaikat terus bertamu dan mendominasi hatinya.

Sejak malam itu suara hati kecilnya akan sentiasa mengatasi hati besarnya.

Mujahadahnya akan terbantu.

Perjalanannya menuju Allah akan lebih terpimpin dan terjamin.

Hatinya menjadi pusat kesucian dan kebaikan… maka lahirlah yang baik-baik sahaja pada tindakan dan percakapan.

Mahmudahnya menenggelamkan mazmumah.

Itulah hati orang yang telah mendapat malam Al Qadar.

Orang lain mungkin tidak perasan pada awalnya. Ia hanya dapat dirasai oleh orang yang mengalaminya.

Rasa tenang, bahagia, lapang dan sejuk.

Kemudian sedikit demi sedikit orang lain mula ketara… Ah, dia sudah berubah. Ah, indahnya perilakunya.

Subhanallah, dia telah berubah. Apa yang ada dalam hatinya mula terserlah.

Dan itulah tanda-tanda malam Al Qadar tahun itu yang paling ketara dan terasa, bukan pada alam dan jagat raya tetapi pada diri manusia makhluk yang sempurna.

Semoga malam-malam berbaki ini, kita akan menambah pecutan amal. Tidak kiralah sama ada Al Qadar telah berlalu atau masih menanti detik untuk bertamu.

Kita tidak akan menunggu tetapi kita akan memburu.

Kita akan terus memburu sekalipun malam ganjil telah tamat dan Ramadhan sudah berakhir.

Sampai bila? Sampai bila-bila. Kerana bagi mukmin yang cintakan Allah, seolah-olah setiap malam adalah ‘malam Al Qadar’.

Al Qadar boleh datang, boleh pergi… tetapi Penciptanya sentiasa ada… sampai bila-bila. Semoga kita mati, setelah bertemu malam Al Qadar ini  atau dalam perjalanan menuju malam Al Qadar nanti…

Persediaan menemuinya bukan dibuat  semalaman, seharian, mingguan atau bulanan.

Tetapi seluruh hayat kita adalah persediaan untuk “menemuinya”. Mengapa?

Kerana perjuangan membersihkan hati adalah perjuangan sepanjang hayat.

Qalbun Salim (hati sejahtera) itu adalah cita-cita abadi kita!

Ya Allah, untuk mengatakan cinta, aku takut berdusta. Untuk mengatakan tidak, aku takut derhaka. Aku hanya insan hina, yang sedang jatuh bangun di jalan berliku menuju-Mu. Bantulah aku... kasihanilah aku Ya Allah.... 😭😭

Friday, June 16, 2017

NIAT-NIAT KETIKA MEMBACA AL-QURAN

Ramai dari kalangan saudara muslim kita ketika membaca Al-Qur'an berniat semata-mata untuk pahala dan masing-masing kurang mengetahui tentang kelebihan besar Al-Qur'an, yaitu seseorang akan mendapat apa saja yang dia niatkan ketika dia membaca Al-Qur'an. Ini sebagaimana yang disabdakan oleh Sayyidina Rasulullah SAW :
"Sesungguhnya setiap amal yang dilakukan itu diukur atas niatnya dan seseorang akan mendapat (hasil amalnya) apa yang dia niatkan."
فالقرءان منهج حياة والنية تجارة العلماء فمن هذا المبدأ والمنطلق أردت أن أذكر نفسي وإخواني ببعض النوايا عند القراءة ومنها:
Al-Qur'an itu adalah panduan cara hidup, sehingga niatnya itu  adalah perniagaan para ulama untuk mendapatkan keuntungan.
Dari dua prinsip ini, saya ingin mengingatkan diri saya dan saudara sekalian dengan beberapa dari niat-niat ketika membaca Al-Qur'an, antaranya :
١- اقرأ القرآن لأجل العلم والعمل به
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan belajar dan beramal dengannya.
٢- اقرأ القرآن بقصد الهداية من الله
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan memohon hidayah dari ALLAH SWT.
٣- اقرأ القرآن بقصد مناجاة الله تعالى
Saya niat membaca Al-Quran ini dengan tujuan untuk bermunajat kepada ALLAH.
٤- اقرأ القرآن بقصد الإستشفاء به من الأمراض الظاهرة والباطنة
Saya niat membaca Al-Quran ini dengan tujuan menyembuhkan penyakit zhohir dan batin.
٥- اقرأ القرآن بقصد أن يخرجنى الله من الظلمات إلي النور
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan meminta kepada ALLAH SWT untuk mengeluarkan saya dari kegelapan (maksiat) kepada cahaya (iman).
٦- اقرأ القرآن لأنه علاج لقسوة القلب فيه طمأنينة القلب وحياة القلب وعمارة القلب
Saya niat membaca Al-Qur'an ini karena ia merupakan obat bagi hati yang keras, dengan Al-Quran ini hati menjadi tenang, hidup dan ma'mur (dengan iman).
٧- اقرأ القرآن بقصد أن القرآن مأدبة الله تعالى
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan (untuk menikmati) jamuan/hidangan dari ALLAH Taala.
٨- اقرأ القرآن حتى لا أكتب من الغافلين وأكون من الذاكرين
Saya niat membaca Al-Qur'an ini supaya saya tidak ditulis termasuk dari golongan orang yang lalai; bahkan saya ingin ditulis sebagai golongan orang yang mengingat ALLAH.
٩- اقرأ القرآن بقصد زيادة اليقين والإيمان بالله
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan untuk menambahkan keyakinan dan keimanan kepada ALLAH.
١٠- اقرأ القرآن بقصد الإمتثال لأمر الله تعالي بالترتيل
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan mentaati perintah ALLAH SWT yang memerintahkan untuk membaca Al-Qur'an dengan tartil.
١١- اقرأ القرآن للثواب حتى يكون لى بكل حرف ١٠ حسنات والله يضاعف لمن يشاء
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan mendapat pahala sehingga dituliskan 10 ganjaran kebaikan bagi saya atas setiap satu huruf yang saya baca, sesungguhnya ALLAH melipatgandakan ganjaran bagi orang yang Dia kehendaki.
١٢- اقرأ القرآن حتى أن أنال شفاعة القرآن الكريم يوم القيامة
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan untuk mendapat syafaat Al-Qur'an pada hari kiamat kelak.
١٣- اقرأ القرآن بقصد إتباع وصية النبى ﷺ
Saya niat membaca Al-Quran ini dengan tujuan mengikuti wasiat Nabi SAW.
١٤- اقرأ القرآن حتى يرفعنى الله به ويرفع به الأمة
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan semoga ALLAH SWT mengangkat derajat saya dengan Al-Qur'an dan mengangkat darjat umat ini dengan Al-Qur'an.
١٥- اقرأ القرآن حتى أرتقي في درجات الجنة وألبس تاج الوقار ويكسي والداى بحلتين لا يقوم لهما الدنيا
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan untuk dinaikkan kedudukan saya di syurga dan dapat dipakaikan mahkota kemuliaan, dan untuk ibu bapak saya semoga dipakaikan juga dengan perhiasan yang tidak diberikan ketika di dunia.
١٦- اقرأ القرآن بقصد التقرب إلي الله بكلامه
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan untuk dekatkan diri kepada ALLAH SWT melalui kalamNya.
١٧- اقرأ القرآن حتى أكون من أهل الله وخاصته
Saya niat membaca Al-Quran ini dengan tujuan agar dimasukkan daripada golongan ahlillah dan daripada golongan orang-orang yang khusus.
١٨- اقرأ القرآن بقصد أن الماهر بالقرآن مع السفرة الكرام البررة
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan (agar termaauk dari golongan) orang yang mahir membaca Al-Qur'an akan bersama para Malaikat yang mulia lagi taat.
١٩- اقرأ القرآن بقصد النجاة من النار ومن عذاب الله
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan agar diselamatkan daripada neraka dan azab ALLAH.
٢٠- اقرأ القرآن حتى أكون في معية الله تعالي
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan agar hati saya dapat merasakan kebersamaan dengan ALLAH SWT.
٢١- اقرأ القرآن حتى لا أرد إل أرذل العمر
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan agar tidak menghinakan/mensia-siakan umur.
٢٢- اقرأ القرآن حتى يكون حجة لى لا علىّ
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan agar ia menjadi saksi kebaikan bagi saya dan tidak pula menjadi saksi keburukan ke atas saya.
٢٣- اقرأ القرآن بقصد أن النظر في المصحف عبادة
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan untuk melihat kepada mushaf yang mana perbuatan itu adalah satu ibadah.
٢٤- اقرأ القرآن حتى تنزل علىّ السكينة وتغشانى الرحمة ويذكرنى الله فيمن عنده
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan agar diturunkan sakinah ke atas saya, dan diliputi rahmat buat diri saya, dan disebut nama saya oleh ALLAH SWT kepada makhluk di sisiNya.
٢٥- اقرأ القرآن بقصد الحصول على الخيرية والفضل عند الله
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan mendapat kebaikan dan kelebihan di sisi ALLAH.
٢٦- اقرأ القرآن حتى يكون ريحي طيب
Saya niat membaca Al-Qur'an agar aroma (bau mulut) saya menjadi harum (dengan lantunan Quran).
٢٧- اقرأ القرآن حتى لا أضل في الدنيا ولا أشقي في الآخرة
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan agar saya tidak tersesat di dunia dan tidak ditimpa celaka di akhirat.
٢٨- اقرأ القرآن لأن الله يجلى به الأحزان ويذهب به الهموم والغموم
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan agar ALLAH menghindarkan diri saya dengan sebab membaca Al-Qur'an dari segala kesedihan, serta menghilangkan kerisauan dan kegusaran.
٢٩- اقرأ القرآن ليكون أنيسي في قبري ونور لي علي الصراط وهادياً لي في الدنيا وسائقاً لي إلى الجنة
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan agar ia menjadi teman saya di dalam kubur dan cahaya bagi saya ketika melintasi titian Sirath, dan petunjuk saya ketika di dunia, dan pemandu saya untuk ke syurga. 
٣٠- اقرأ القرآن ليربينى الله ويؤدبنى بالأخلاق التي تحلى بها الرسول ﷺ.
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan agar ALLAH mentarbiah saya, dan mengajar adab kepada saya dengan akhlak yang dihiaskan akannya kepada Rasulullah SAW
٣١- اقرأ القرآن لأشغل نفسي بالحق حتى لا تشغلني بالباطل
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan menyibukkan diri saya dengan Al-Haq, sehingga tidak mampu kebatilan yang menyibukkan saya.
٣٢- اقرأ القرآن لمجاهدة النفس والشيطان والهوى
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan untuk mujahadah melawan nafsu, syaitan dan keinginan kepada selain ALLAH.
٣٣- اقرأ القرآن ليجعل الله بينى وبين الكافرين حجاباً مستوراً يوم القيامة
Saya niat membaca Al-Qur'an ini dengan tujuan memohon agar ALLAH memisahkan saya dengan para kafirin di akhirat kelak.
فهيا لنكون من أهل القرآن، وهذه هي التجارة مع الله المضمونة الرابحة والتي يعطى الله عليها من فضله الكريم وعطائه الذي لا ينفد.
Maka marilah kita menjadi ahlil Qur'an, yang telah dijamin keuntungannya, yang mana keuntungan itu ALLAH SWT kurniakan atas sifat pemurahNya dan sesungguhnya segala pemberianNya itu tidak akan habis.
علي هذه النيات وعلي نية صالحة لنا ولهم الفاتحة...
SILA SHARE DAN SEBARKAN

Wednesday, June 14, 2017

SEDEKAH SEBAGAI UBAT..

Jika seseorang itu memberi sedekah, dan dia tahu bahawa sedekahnya itu sampai kpd Allah SWT dahulu sebelum orang yang disedekahkannya, maka dia akan mendapat kegembiraan dalam pemberiannya.
Adakah kamu tahu antara kebaikan2 sedekah itu?
Sila ambil perhatian kepada points number 17 hingga 19
Rujukan dari hadis2
1. Sedekah adalah salah satu pintu untuk menuju ke Syurga Allah SWT
2. Sedekah ialah perbuatan yang paling mulia antara semua perbuatan kebaikan dan sedekah yang paling baik adalah dgn memberi makanan kepada orang
3. Sedekah akan dihisab pada hari Kiamat dan sedekah akan Inn Syaa Allah menjauhi  api neraka jahanam
4. Sedekah mampu memadamkan kemurkaan Allah SWT dan mampu memadamkan kepanasan di dalam kubur
5. Perkara yang paling memberi keuntungan kepada orang2 yang telah meninggal dunia adalah sedekah dan Allah SWT akan sentiasa memanjangkan pahala dari sedekah tersebut
6. Sedekah mampu mensucikan roh dan menambah pahala kebaikan
7. Sedekah adalah salah satu cara untuk mendapat kebahagiaan di hari Kiamat dihadapan Allah SWT
8. Sedekah boleh menyelamatkan diri dari celaka di hari Kiamat dan tidak akan membuat anda sengsara disebabkan masa lampau anda
9. Sedekah mampu menghapuskan dan diampunkan dari dosa2 yang telah dibuat
10. Sedekah adalah kepastian untuk meninggal dunia dalam keimanan serta ketakwaan terhadap Allah SWT dan malaikat akan mendoakan kebaikan kepada anda
11. Orang2 yang memberi sedekah ialah orang2 yang baik dan sesiapa yang terlibat dalam melakukan kebaikan tersebut akan diberi ganjaran oleh Allah SWT
12. Orang yang memberi sedekah dijanjikan akan mendapat ganjaran yang hebat dari Allah SWT Inn Syaa Allah
13. Orang yang memberi sedekah adalah tergolong dari golongan orang2 yang disayang oleh masyarakat
14. Memberi sedekah adalah perbuatan yang mulia dan dihormati
15. Sedekah mampu melepaskan anda drpd kesusahan dan doa2 akan dimakbulkan Allah SWT Inn Syaa Allah
16. Sedekah mampu menghapuskan kesulitan hidup dan ditutup 70 pintu kecelakaan di dunia
17. Sedekah mampu memanjangkan umur seseorang itu dan boleh memberi kejayaan hidup
18. Sedekah adalah ubat
19. Sedekah mampu menolong anda dari kecurian, kematian yang dahsyat dan hina, kebakaran dan lemas
20. Sedekah ialah ganjaran yang baik meskipun anda memberi kepada binatang2 atau burung2
Yang akhir sekali.....
Sedekah yang paling baik adalah jika anda memberikan mesej yang baik ini kepada orang lain dan diniatkan sebagai sedekah..```

SAYANGI BIDADARI ANDA !!

Bila sampai di rumah jam 1 pagi, tengok bidadari sudah tertidur di sofa ruang tamu, menunggu suami pulang. Rasa sebak pula.
"Ya Allah, kasihan bidadariku. Ampunilah dirinya, berilah kesihatan padanya. Ye Allah, beri syurga firdaus buat dirinya. "
Perlahan-lahan saya beri salam dan tutup supaya dia tidak terjaga. Saya paling nikmat dan seronok bila lihat bidadari saya boleh berehat sikit. Iyalah, mana sempat seorang isteri itu untuk berehat. 
Saya masuk bilik, tengok ada dua bakul baju besar yang masih belum dilipat. Ada sebahagian kecil yang sudah dilipat. Penatnya bidadari saya. Saya berusaha melipat semuanya. Terasa sakit pinggang dan jenguh juga menghabiskan semuanya dan puas juga tengok baju anak. 
Saya sedih sebab tak tahu sangat mana baju anak-anak sebab semua almari lain-lain. Anak dah empat orang. Sebak fikir, macam manalah ibu, isteri, seorang wanita buat semua ini seorang diri dalam keletihan, setiap hari tanpa rehat dan tanpa henti. 
Hampir dua jam melipat baju, makin sebak rasanya. Ya Allah, ganjarilah sebesar-besar ganjaran buat bidadariku.
Selesai melipat baju, saya masukkan ke dalam almari. Susun ikut almari masing-masing yang jumlahnya ada enam buah almari. Semuanya lain-lain, ada baju siang, baju malam, baju jalan, baju rumah, baju tidur. Ada baju yang perlu digantung atau dilipat.
Bila tengok dalam almari, semuanya kelihatan cantik dan kemas. Hebatnya seorang wanita. Rupanya nak melipat kain pun penuh kesenian, ketelitian dan sistem
Saya terus sambung tengok bidadari saya ada iron bunga itu pada shawl dua muka. Ada buat sikit-sikit untuk dijual kepada kawan dan diberi kepada keluarga. Saya tolong dia buat kesemuanya sambil mendengar ceramah menggunakan earphone. Bimbang bidadari saya terjaga kerana saya tahu bidadari saya penat menjaga dan mengurus anak-anak. Itupun saya takkan mampu membalas jasanya itu. Ya Allah. 
Bila bangun pagi untuk bersahur, bidadari saya menangis kejutkan saya. 
"Kenapa abang buat semua ini? Abang penat berdakwah, ceramah.." katanya. 
"Sebab abang lelaki. Abang sayang bidadari abang kerana Allah. Abang sihat. Sayang banyak pahala khidmat. Berusaha bahagiakan hati sayang, buat Allah sayang abang. Abang nak pegang tangan sayang, pimpin masuk syurga," kata saya.
Walaupun mengantuk ada ceramah, tetapi begitulah bidadari saya setiap hari. Begitulah juga ibu saya, semua isteri dan ibu di luar sana. Wahai suami, jadilah suami atau anak lelaki yang bertimbanmg rasa. 
Sedih bila ramai juga yang jumpa saya hari ini menangis. Ibu-ibu yang dimarah hanya kerana meminta tolong suami buang sampah yang berat, dari dapur ke depan rumah. Atau menjerit meminta tolong tengokkan anak sebab isteri nak solat, Atau minta tolong tengokkan ikan dalam kuali agar tidak dimasak sampai hangit. 
"Awak ni tak berhenti suruh saya, awak ingat saya ini apa? Kenapa tak bagi saya berehat?" (ayat biasa yang diungkap suami kebanyakan). 
Cuba tanya bila masa isteri atau ibu kita berehat? Tolonglah tanya dan dengar. Bukalah hati. Nabi SAW pesan agar, apa yang kita ingin untuk diri kita, kita inginkan untuk pasangan. Itulah mawaddara warahmah. 
Sumber: Ustaz Ebit Lew

Ads :- Suka membaca !! Tapi susah nak bawa majalah kesana kemari ..
cuba baca yang digital . >> https://goo.gl/7fOCNG << Klik link ini !!

MUNAJAD RAMADHAN

Doa dalam Bahasa Melayu. Memang amat jarang sekali kita dengar imam baca doa dalam Bahasa Melayu. Amat tersentuh, menitis air mata apabila imam membacakan doa. Sewaktu moreh saya tanya imam, ambil mana doa tadi, JAKIM ke, Majlis Agama ke fikir saya dalam hati? Dia kata dia buat sendiri. Lalu saya minta dia hantarkan doa tersebut untuk tatapan kita, semua.
Sila baca dengan teliti dan penuh syahdu. Di bawah doanya;
MUNAJAT RAMADHAN…
Ya Allah…Ya Rahman…Ya Rahim…
Dalam dakapan Ramadhan yg suci ini, Dengan rasa rendah diri, Kami yg kerdil dan hina ini memohon doa dgn penuh pengharapan kpdMu ya Allah… semoga Engkau sudi mendengar permintaan kami, krn sesungguhnya Engkaulah Tuhan yg Maha Mendengar.
Ya Fattahu Ya 'alim…
Ajarkanlah kami yg lemah ini utk melihat jln keluar dr semua masalah yg membelenggu kami, bukakanlah hijab kpd kami yg tak mampu melihat setiap kebaikan pd kejadian dan takdirmu. Ya Allah..takdirkanlah yg baik2 utk diri kami, Jgnlah kau menguji kami pd apa yg tidak mampu kami lalui.. Bukakanlah pintu2 rahmatMu utk kami ya Allah…
Ya Allah Rabbul Jalil….
Sejahterakanlah utk kami dgn kesihatan yg baik..supaya dgnnya kami dpt beribadah kpdMu. Ya Allah..ampunkanlah segala dosa kami, krn kami terlalu byk dosa kpdMu Ya Allah…Kami lupa akan Engkau ketika sihat, kami ingat pdMu bila ditimpa sakit, Kami lupa kpdMu ketika senang, kami ingat kpdMu bila dtg kesusahan. Kami lupa kpdMu disaat kami gembira, Kami ingat kpdMu ketika sedih dan kecewa, Kami habiskan usia muda dgn keseronokan dunia, kami mula mengingatiMu ketika usia sudah tua, ..justeru ya Allah...ampunilah semua dosa kami..berilah kekuatan kpd kami utk melawan hawa nafsu dan dunia yg sentiasa melalaikan kami drp mengingatimu ya Allah…
Ya Allah…Ya Rahman..Ya Rahim…
Ampunkanlah dosa kedua ibubapa kami,. setiap titik susu ibu yg mgalir dlm diri kami...kau gantilah dgn kebajikan utknya yg boleh mbawanya ke syurgaMu ya Allah...ya Rahman...pd setiap keringat yg mngalir pd tubuh ayah kami dlm mcari rezki kpd kluarga kami...kau gantikanlah dgn keampunan yg mbawa ke syurgaMu ya Allah. Sesungguhnya pengorbanan mereka tdk akan mampu kami membalasnya. Bahkan terkadang mereka hidup dlm kesusahan dan kesempitan, sdgkan kami berada dlm kesenangan dan kemewahan...Justeru kurniakanlah kpd kedua ibubapa kami tempat yg istimewa di syurgaMu ya Allah…..
Ya Allah….
Kami juga memohon ampun utk kaum kerabat kami, sahabat2 kami dan guru2 kami yg terlebih dahulu pergi meninggalkan kami ke alam barzakh…golongkanlah mereka dlm golongan org2 yg Engkau redhai…apabila tiba pula giliran kami menuju barzakhMU..maka Kau ambillah kami dlm keadaan yg baik2…dlm keampunan dan rahmatMu Ya Allah…
Ya Allah Ya azizz…
Kurniakanlah kpd kami jiwa yg tenang dan tenteram…hiasilah hati kami dgn sifat syukur, redha, sabar, ikhlas, amanah dan bertanggungjawab…Kau jauhkanlah drp kami sifat ujub, riak,takabbur, fitnah, mengadu domba, sangka buruk dan khianah.
Ya Rashid…Ya rahman…Ya Rahim..
Jika ada dikalangan kami mereka yg diuji dgn kesusahan, maka kau bantulah mereka, permudahkanlah urusan mereka, jika ada di kalangan kami mereka yg bersedih hati, berikanlah ketenangan dan jln keluar kpd mereka, jika ada di kalangan kami sdg berhajat dgn keperluannya, maka tunaikanlah hajat mereka, dan cukupkanlah keperluan mereka, jika ada di kalangan kami mereka yg diuji dengan sakit, maka kau sembuhkanlah mereka Ya Allah…agar dapat beribadah bersama kami. Jika ada dikalangan kami mereka yg derhaka kpd ibubapa atau terkurang dlm melayani mereka, maka kau ampunilah mereka, jadikanlah kami anak2 yg taat dan berbakti..sesungguhnya Engkaulah Tuhan yg Maha Mendengar dan Mengasihi…
Ya Allah Ya Malikal Mulk…
Ya Razak..Ya Fattahu Ya 'Alim…
Kurniakan kpd kami rezeki yg halal lg diberkati dan jadikanlah dgn rezeki itu kami semakin dekat dgnMu..sebaliknya, jgnlah kau jadikan kami drp golongan yg lupa diri setelah mendapat kurniaannMu.
Ya Allah….
Bantukanlah kami dlm menjalankan urusan agama kami, Elokkanlah urusan dunia kami, yg padanya tempat kami mencari kehidupan, Elokkanlah urusan akhirat kami, yg padanya tempat kami akan kembali utk selama2nya.. jadikanlah kehidupan kami ini sebagai tambahan segala kebaikan kpd kami, dan jadikanlah kematian sebagai ketenangan kpd kami dari segala kejahatan, Sesungguhnya kami ingin kembali kpdMu dgn jiwa yg tenang….
Ya Allah Ya Zal Jalali Wal Ikram…
Ya Allah….Jgnlah kau jadikan ramadhan ini sbg yg terakhir buat kami, temukanlah kami dgn Ramadhan yg akan dtg…
Tapi, Andai ini Ramadhan terakhir buat kami, jadikankanlah puasa kami sbg puasa yg Kau rahmati, jadikanlah ramadhan ini paling bererti, penuh dgn cahaya iman, menerangi kegelapan hati kami menuju redha serta kasih sayangmu ya Allah…jadikanlah ramadhan ini sebagai penghapus dosa2 kami.. Ya Allah…temukanlah kami dgn lailatul qadr…pilihlah kami dikalangan hambaMu yg dpt beramal di mlm al-Qadr….Ya Allah..terimalah amalan kami..terimalah taubat kami..ampunkanlah segala dosa kami...amankanlah kehidupan kami disana nanti yg kekal abadi… kurniakanlah kpd kami syurgamu yg maha luas nikmatnya…
aamiin3 ya rabbal'aalamiin,,,

Ads : Suka membaca !! Tapi susah nak bawa majalah kesana kemari ..
cuba baca yang digital .
>> https://goo.gl/7fOCNG <<
Klik link di atas !!

IKTIKAF10 HARI TETAKHIR AMAFAN


عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزْوَاجُهُ مِنْ بَعْدِهِ

Dari ‘Aisyah Radhiyallahuanha, Bahawa Nabi SAW beriktikaf pada sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadan sampai Allah mewafatkan baginda, kemudian isteri-isteri baginda (tetap) beriktikaf sepeninggal baginda. (HR Bukhari No: 1886) Status: Hadis Sahih
Pengajaran:
1.  Iktikaf ialah tetap tinggal di dalam masjid dengan niat beriktikaf dan bertujuan  beribadat kepada Allah
2.  Mengikut Imam Syafie,  Itikaf  boleh dilakukan sekadar masa lebih sedikit daripada tomakninah dalam solat.
3.  Imam Maliki mensyaratkan iktikaf sekurang-kurangnya sehari semalam dan yang paling baik ialah tidak kurang daripada 10 hari
4.  Sunnah iktikaf yang dilakukan Rasulullah SAW ialah sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadan. Baginda melaksanakan sejak berpindah ke Madinah sehingga baginda wafat.
5.  Amalan iktikaf sepuluh hari terakhir Ramadan antara sunnah Rasulullah SAW yang dilupakan oleh kebanyakan umat Islam hari ini. Dr Wahbah Zuhaili menyatakan:“Sungguh pelik manusia, bagaimana mereka boleh meninggalkan iktikaf. Rasulullah SAW melakukan sesuatu dan meninggalkan sesuatu tetapi baginda tidak meninggalkan  iktikaf sehinggalah baginda wafat”.
6.  Amalan itikaf  dapat mengembalikan kita untuk mengimarahkan masjid (rumah Allah). Rumah yang menghimpunkan kebaikan untuk dunia dan akhirat.
Mengimarahkan masjid adalah tanda orang beriman. Firman Allah:
إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ
“Hanyasanya yang layak memakmurkan (menghidupkan) masjid-masjid Allah itu ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat.”  (At-Taubat: 18),.
Marilah kita merebut peluang beriktikaf dan menghidupkan sepuluh hari terakhir Ramadan bermula malam ini.
#Semarak Ibadah Memacu Perubahan#
#Malaysia Menuju Negara Rahmah#
Pertubuhan IKRAM Malaysia Negeri Johor
14hb Jun  2017
19hb Ramadan 1438H
Utk dapatkan 1 Hari 1 Hadis Pertubuhan Ikram Malaysia Negeri Johor, sila klik link di bawah :
telegram.me/hadisharian_ikram.

Ads : Suka membaca !! Tapi susah nak bawa majalah kesana kemari ..
cuba baca yang digital .
>> https://goo.gl/7fOCNG <<
Klik link di atas !!

SEDEKAH 4000 DINAR..?

🌻Cerita ini sangat menarik, tolong luangkan masa untuk membacanya.

★Suatu hari Rasulullah SAW pernah bersabda kepada Ali ( R.A. ) :

Wahai Ali, lakukanlah 5 perkara ini sebelum kamu tidur...

◆ 1. Berikan sedekah 4000 Dinar, kemudian tidurlah..

◆2. Khatamkan Al Quran, lalu tidurlah..

◆3. Belilah Syurga, lalu tidurlah.

◆4. Perbaikkilah hubungan dua orang  yang tengah berselisih, kemudian kamu tidurlah.

◆5. Tunaikanlah satu kali Haji, lalu tidurlah.

★Ali ( R.A.) pun menjawab, "Ya Rasulallah. Mana mungkin aku boleh melakukan semuanya itu ?

Lalu Nabi ( SAW ) pun menjawab :

◆4 kali membaca Al Fatihah adalah sama nilai dengan sedekah 4,000 Dinar.

◆3 kali membaca surah Al Ikhlas adalah sama nilainya dengan menamatkan bacaan satu Al-Qur'an.

◆3 kali membaca Shalawat adalah sama nilai dgn harga Syurga.

◆10 kali bacaan "Istighfar" adalah sama nilainya dengan menyambung silaturrahim dua orang yg berselisih.

◆4 kali membaca  "Subhanallah,Alhamdulillah, Laa ilaaha ilallah, Allahu Akbar" adalah sama dengan menunaikan satu kali Haji.

★Lalu Ali (R.A.) pun berkata, "Ya Rasulallah SAW! Kini aku akan menjalankan semua nasihatmu itu sebelum aku masuk tidur...

★Hanya perlu masa kurang 5 minit untuk melaksanakannya,
namun lihatlah semua kebaikan amalan yg Anda akan perolehi...

★Untuk mengingatkan Anda akan amalan ini, cara termudah adalah dengan menuliskan kesemua zikir tsbt dlm sehelai kertas untuk dibaca sebelum tidur & sesuai jg utk ditampalkan dekat tempat tidur supaya Anda tak lupa untuk membacanya 😊....
Dan tentu saja, dengan niat kerana Allah SWT....

🌻Indahnya jika Anda blh hebahkan tulisan ini kpd seramai Muslim yang Anda kenal kerana jika atas usaha Anda seseorang itu dpt menjalankan amalan2 ini, maka Anda pun akan menerima pahala dan kebaikannya .. InsyaALLAH.
     Aamiin...YaRobbal 'Aalamiin...

🌻Surah Al- Fatihah utk melindungi Anda dari kemurkaan Allah

🌻 Surah Yaasin utk melindungi Anda dari kehausan pada hari pengadilan.

🌻Surah Waaqi'ah utk melindungi Anda dari kefakiran dan kelaparan.

🌻Surah Al-Mulk utk melindungi Anda dari azab kubur.

🌻Surat Al-Kautsar utk melindungi Anda dari kejahatan musuh.

🌻Surat Al-Kaafiruun utk melindungi Anda dari kekafiran pd saat ajal menjemput Anda.

🌻Surat Al-Ikhlaas utk melindungi Anda dari kemunafikan.

🌻Surat Al-Falaq utk melindungi Anda dari merbahaya.

🌻Surat An-Naas utk melindungi Anda dari fikiran jahat.

🌻Saran⚠ Jangan tunggu lagi....Kirimlah pesanan ini kpd sahabat handai Anda sekarang & semoga memperolehi keberkatan dari Allah SWT..

"Aamiin Yaa  Robbal Aalamiin "

Monday, June 12, 2017

BERAPA UMUR ANDA...SUDAH 50 TAHUN KAH ?

Firman Allah SWT : *"...Bukankah Kami telah memberimu umur sehingga kamu sempat mengingat bagi sesiapa yang mau mengingat?"* _(Fathir : 37)_

*"Allah tidak lagi memberi alasan bagi siapa yang telah dipanjangkan umurnya hingga 50 tahun"* _(HR.Bukhari)_

Al-Khattabi berkata : *"Maknanya, orang yg Allah panjangkan umurnya hingga 50 tahun, tidak diterima lagi keuzuran/alasan. Karena usia 50 tahun merupakan usia yang dekat dgn kematian,* maka inilah kesempatan untuk memperbanyak taubat, beribadah dgn khusyuk, dan *bersiap2 bertemu Allah."*
_(Tafsir al-Qurthubi)_

Fudhail bin Iyadh berkata kepada seseorang yang telah mencapai umur 50 tahun, Maka nasihat Fudhail kepadanya : *"Berarti sudah 50 tahun kamu berjalan menuju Tuhanmu, sekarang hampir sampai... Lakukan yang terbaik pada sisa usia senja-mu, lalu akan diampuni dosa2mu yang lalu. Tapi jika engkau masih berbuat dosa di usia senjamu, kamu pasti dihukum akibat dosa masa lalu dan masa kini sekaligus..!"*

Maka para alim ulama memberi nasihat cara menjalani umur yang sudah mencapai 50 tahun :

*🌿Jangan banyak bergurau dan terjebak dalam hal-hal yang tidak ada manfaatnya untuk akhirat.*

*🌿Jangan berlebihan berhias, bersolek, dan berpakaian.*

*🌿Jangan berlebihan makan, minum, dan berbelanja barang yg kurang diperlukan utk mendukung amal shalih.*

*🌿Jangan berkawan dengan orang yang tidak menambah iman, ilmu, dan amal.*

*🌿Jangan banyak berjalan dan melancong ke sana sini tanpa manfaat yg dapat mendekatkan diri pada kehidupan akhirat.*

*🌿Jangan gelisah, berkeluh kesah, dan kesal dengan kehidupan sehari-hari. Selalu penuhi diri dg rasa sabar dan bersyukur.*

*🌿Perbanyak doa mengharap keridha-an Allah agar Husnul Khatimah dan dijauhkan dari Su'ul Khatimah.*

*🌿Tambahkan ilmu agama, perbanyak mengingat kematian, dan bersiap menghadapinya.*

*🌿Siapkan wasiat dan lakukan pembahagian harta.*

*🌿Kerapkan menjalin silaturahim dan merekatkan hubungan yang renggang sebelumnya.*

*🌿Minta maaf dan berbuat baik terhadap pihak yang pernah dizalimi.*

*🌿Tingkatkan amal soleh terutama amal jariah yang dapat terus memberi pahala dan syafa'at setelah kita mati.*

*🌿Maafkan kesalahan orang kepada kita walau seberat apapun kesalahan itu.*

*🌿Bereskan segala hutang yang ada dan jangan buat hutang baru walaupun untuk menolong orang lain.*

*🌿Berhentilah dari semua maksiat !*

*mata*, _berhentilah memandang yg tidak halal bagimu_

*tangan*, _berhentilah dari meraih yg bukan hak mu_

*mulut*, _berhentilah makan yg tidak baik dan yg tidak halal bagimu, berhentilah dari ghibah, fitnah, dan berhentilah menyakiti hati orang lain_

*telinga*, _berhentilah mendengar hal2 haram dan tak bermanfaat_

*🌿Berbaik sangka lah kepada Allah atas segala sesuatu yg terjadi dan menimpa*

*🌿penuhi terus hati dan lisan kita dg istighfar & taubat utk diri sendiri, orang tua, dan semua orang beriman, di setiap saat dan setiap waktu.*
----------------------------------------------
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِين

_Robbighfirlii waliwaalidayya walil mu-miniin_
----------------------------------------------

Semoga bermanfaat bagi kita semua, walaupun Anda belum 50 tahun.

karena...

*KEMATIAN TIDAK MENGENAL UMUR.*

Sunday, June 11, 2017

DUA BELAS ORAMG YANG DIDO'AKAN OLEH MALAIKAT

Ada beberapa golongan manusia yang dido'akan oleh Malaikat :
*1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.*
_"Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka Malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga Malaikat berdo'a; Ya Allah, ampunilah hamba-Mu si fulan karena tidur dalam keadaan suci."_
(HR. Imam Ibnu Hibban dari Abdulllah bin Umar).

*2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu sholat.*
_"Tidaklah salah seorang di antara kalian yang duduk menunggu sholat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para Malaikat akan mendo'akannya; Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia."_
(HR. Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Muslim: 469)

*3. Orang-orang yang berada di shaf barisan depan di dalam sholat berjama'ah.*
_"Sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya bershalawat kepada (orang - orang) yang berada pada shaf-shaf terdepan."_
(HR. Imam Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah dari Barra' bin 'Azib).

*4. Orang yang menyambung shaf sholat berjama'ah (tidak membiarkan kosong di dalam shaf).*
_"Sesungguhnya Allah dan para Malaikat selalu bersholawat kepada orang-orang yang menyambung shaf-shaf."_
(HR. Imam Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah)

*5. Para Malaikat mengucapkan "Aamiin... " ketika seorang Imam selesai membaca Al-Fatihah.*
_"Jika seorang Imam membaca; ghoyril maghdhubi 'alayhim waladh-dhol-liin, maka ucapkanlah oleh kalian "Aamiin.. ", karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan Malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu."_
(HR. Imam Bukhari dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari: 782).

*6. Orang yang duduk di tempat sholatnya setelah melakukan sholat.*
_"Para Malaikat akan selalu bersholawat (berdo'a) untuk salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat sholat di mana ia melakukan sholat, selama ia belum batal wudhu'nya, (para Malaikat) berkata; Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia."_
(HR. Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al-Musnad no. 8106).

*7. Orang-orang yang melakukan sholat Shubuh dan Ashar secara berjama'ah.*
_"Para Malaikat berkumpul pada sa'at sholat shubuh lalu para Malaikat (yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan Malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu sholat 'Ashar dan Malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga sholat 'Ashar) naik (ke langit) sedangkan Malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, "Bagaimana kalian meninggalkan hamba-Ku?", mereka menjawab; kami datang sedangkan mereka sedang melakukan sholat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka Hamba sedang melakukan sholat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat."_
(HR. Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al-Musnad no. 9140).

*8. Orang yang mendo'akan Saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang dido'akan.*
*_"Do'a seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang dido'akannya adalah do'a yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang Malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdo'a untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka Malaikat tersebut berkata;  "Aamiin.. " dan engkau pun mendapatkan apa yang ia dapatkan."_*
(HR. Imam Muslim dari Ummud Darda', Shohih Muslim: 2733).

*9. Orang-orang yang berinfak.*
_"Tidak satu hari pun di mana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 Malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, "Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak", dan lainnya berkata, "Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit (bakhil)"._
(HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shohih Bukhori: 1442 dan Shohih Muslim: 1010)

*10. Orang yang sedang Makan Sahur.*
_"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat (berdo'a ) untuk orang-orang yang sedang makan sahur". Insya Allah termasuk di sa'at sahur untuk puasa "sunnah"._
(HR. Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath-Thabroni, dari Abdullah bin Umar).

*11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.*
_" Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Alllah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bersholawat untuknya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh."_
(HR. Imam Ahmad dari 'Ali bin Abi Tholib, Al-Musnad: 754)

*12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.*
_"Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaan-Ku atas seorang yang paling rendah di antara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bersholawat untuk orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain."_
(Al-Hadits dari Abu Umamah Al-Bahily).

Fastabiqul khairat.
Mari kita amalkan dan Insha Allah bermanfa'at,
Aamiin..

Saturday, June 10, 2017

ALLAH MENEGUR KITA

Berfirman Allah Taala yang bermaksud, Wahai Anak Adam:

Aku hairan kepada mereka yang yakin terhadap kematian tetapi masih bergembira.

Aku hairan kepada mereka yang yakin terhadap hari perhitungan tetapi masih mengumpul harta.

Aku hairan kepada mereka yang yakin terhadap kubur, tetapi masih tertawa.

Aku hairan kepada mereka yang yakin terhadap kehidupan di akhirat tetapi masih beristirehat.

Aku hairan kepada mereka yang yakin terhadap dunia dan kemusnahannya tetapi masih tenang dengannya.

Aku hairan kepada mereka yang alim pada lidahnya, tetapi jahil pada hatinya.

Aku hairan kepada mereka yang sibuk bersuci dengan air, tetapi hatinya tidak suci.

Aku hairan kepada mereka yang sibuk dengan aib orang lain, tetapi lupa terhadap dirinya sendiri.

Aku hairan kepada mereka yang mengetahui sesungguhnya Allah itu mengawasinya, tetapi masih boleh melakukan maksiat atau mengetahui sesungguhnya dia akan mati berseorangan, akan memasuki kubur berseorangan dan akan dihitung keseorangan tetapi masih jinak bersama manusia.

Ketahuilah, tiada tuhan yang sebenarnya melainkan Aku, dan sesungguhnya Muhammad adalah hamba dan utusan Ku.

- (Petikan Hadis Qudsi : Kitab Imam Al Ghazali: al-Mawa'iz Fil Ahadis al-Qudsiah)

SILA SHARE DAN SEBARKAN

SATU HADIS SATU HARI

Sayyidul Istighfar ------------------ Sahih al-Bukhori:5848 عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: سَيِّدُ الاسْتِغْفَارِ: اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. إِذَا قَالَ حِينَ يُمْسِي فَمَاتَ، دَخَلَ الْجَنَّةَ أَوْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ، وَإِذَا قَالَ حِينَ يُصْبِحُ، فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ مِثْلَهُ.

Dari Syaddad ibn Aus, dari Nabi saw, beliau bersabda: Sayyidul istighfar : Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menepati perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku mengakui kepada-Mu akan nikmat-Mu untukku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu, maka ampunilah aku, sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau, dan aku memohon perlindungan dari kejahatan apa yang pernah aku perbuat. Jika ia membacanya di sore hari lalu meninggal, maka ia akan masuk surga, atau akan menjadi penghuni surga. Dan jika ia membacanya di pagi hari lalu meninggal pada harinya, maka seperti itu juga (ia akan masuk surga).

Pesan : Keutamaan bacaan sayyidul istighfar, jika dibaca pada sore hari dan ia meninggal malamnya, maka ia akan masuk surga. Jika dibaca pada pagi hari dan ia meninggal di hari itu ia akan masuk surga juga.

via Satu Hari Satu Hadis Download aplikasi Satu Hari Satu Hadis di sini : http://bit.ly/satuharisatuhadis

Friday, June 09, 2017

JANGAN TUNGGU SAMPAI TUA...

Org muda sila baca...walau agak panjang.... Org tua lagilah kena baca...
*Pemuda:* Alhamdulillah Allah panjangkan umur pakcik sampai sekarang. Mesti pakcik seronok kan, biasanya bila dah berusia, nafsu dunia pun dah berkurangan. Lebih mudah beribadat. Tak banyak fikir soal lain dah.
*Pakcik:* Tidak nak. Kebanyakan orang fikir begitu. Masa muda kerja kuat, kumpul harta, nanti dah pencen boleh tumpu pada ibadah. Kononnya jika sudah tua lebih mudah beribadah. Tetapi itu bukan realiti sebenar.
*Pemuda:* Ehh kenapa pula pakcik, saya tengok ramai di masjid-masjid ramai orang tua. Ada yang terbongkok-bongkok pun tetap solat berjemaah. Kalau waktu muda memang susah sikit nak istiqamah solat jemaah, sebabnya banyak kerja.
*Pakcik:* Yang kau nampak orang-orang tua di masjid tu berapa ramai? 10, 15 orang? Jumlah tu tak sampai pun 10% dari jumlah orang tua di kariah sini. Jika kariah ini ada 100 orang tua, mana lagi 80-90 orang-orang tua yang kau tak pernah nampak di masjid ni?
*Pemuda:* Hmmm.
*Pakcik:* Konsep dah tua baru nak beribadat ini adalah salah faham terbesar dalam masyarakat zaman sekarang. Beribadah ini paling susah sekali ialah istiqamah.
Bayangkanlah berpuluh-puluh tahun kau mengejar dunia, solat & mengaji kau letak no 3 no 4 dalam hidup kau, selepas pencen kau ingat kau boleh automatik jadi ahli ibadah yang konsisten? Tidak nak.
*Pemuda:* Tetapi bukan bila dah tua tak fikir benda lain ke kecuali nak tumpu pada ibadah?
*Pakcik:* Ibadah ini adalah hubungan kau dengan Tuhan. Ganjarannya tak nampak. Bila dah tua baru nak mula belajar, kau kena tahu cabarannya lebih besar. Kau dah biasa solat berseorangan hujung waktu , tiba-tiba kau kena datang masjid ikut waktu. Kau nak belajar Al quran pun masa tu merangkak mengalahkan anak kecil. Pakcik dah tengok banyak kawan-kawan pakcik yang berputus asa.Masa mula-mula pencen, rajin ke masjid solat berjemaah & belajar mengaji. Tetapi lepas seminggu dua masing-masing dah mula putus asa. Akhirnya lebih selesa duduk di rumah bermain dengan cucu. Ada antara mereka lebih gemar habiskan masa di kedai-kedai kopi.
Kau kena tahu nak, di usia tua ini, kalau kau tak berubah, bagaimana cara kau hidup macam itulah cara kau mati.
*Pemuda:* Tetapi kan pakcik, bukan hidayah itu Allah yang beri ke?
*Pakcik:* Memang betul hidayah tu Allah yang beri. Sebab itulah mereka merancang untuk tumpu ibadah bila dah tua. Walaupun Allah buka pintu hati kau untuk berubah, tetapi diri kau sendiri yang kena berusaha untuk berubah. Sebab tu pakcik cakap, cabaran bila dah tua baru nak mula beramal ini lagi susah sebenarnya. Cepat penat, ingatan tak kuat, cepat putus asa. Tambah lagi jika kau dah ada kehidupan yang selesa.
Ingat nak, dalam hidup kita ni berkali-kali Allah bukakan pintu hati kita untuk berubah. Tetapi yang payahnya itu ialah istiqamah. Jadi belajarlah solat di awal waktu dan jangan tinggal Al Quran setiap hari. In Syaa Allah jika sudah terbiasa ia akan kekal sampai akhir hayat.
*Setelah tamat perbualan, pemuda itu pun pulang ke rumahnya. Sepanjang perjalanan dari masjid ke rumahnya yang jarak sekitar 1km, baru beliau sedar. Benar kata pakcik tersebut, orang-orang tua yang melepak di kedai-kedai kopi lebih ramai dari orang-orang tua yang istiqamah di masjid. Kepada sesiapa yang membaca kisah ini, sama-sama kita berdoa supaya kita dijadikan dalam golongan yang menjaga solat & Al Quran.*
Ramadan Kareem

PEDASNYA TASKIRAH INI

Pedasnya taZkirah ni 
*Petikan dari tazkirah Ustaz Don Daniyal.*
Mari fikir-fikirkan.
"Bukan hanya daging babi, haiwan tak disembelih, atau pun arak sahaja yang kita perlu jaga sangat-sangat supaya tak masuk ke dalam perut.
Ada lagi sumber yang lain kita perlu dielak dicampurkan dengan darah daging.
Nasi yang dimakan memang halal, tetapi kalau dibeli dengan gaji yang ditipu..pun ragu statusnya.
Jadi ragu disebabkan semasa waktu kerja, guna talian internet ofis berjam-jam melayan Facebook peribadi, lepak-lepak di kantin, kafeteria, ataupun konon keluar jumpa klien tetapi sebenarnya klien untuk bisnes sendiri.
Ataupun pergi rumah kawan untuk dengar gosip terbaru.
Makan ayam goreng yang JAKIM sahkan halal, tetapi dibeli guna wang claim yang diada-adakan. Claim hotel, tetapi sebenarnya menginap percuma di rumah saudara-mara.
Minta pemandu teksi keluarkan resit palsu. Claim mileage ke lokasi meeting, tetapi melencong shopping sebelum pulang ke ofis.
Sengaja lengah kerja waktu pejabat kerana mahu claim OT. Ambil kertas A4, sampul surat, selotep, guna mesin fotostat pejabat untuk urusan bisnes online milik sendiri.
Kadang-kadang, badan asyik sakit-sakit, duit asyik tak cukup, masalah bertimpa-timpa..bukan sebab Tuhan tak sayang. Bukan sebab orang aniaya. Bukan sebab santau atau kerja jin. Tetapi puncanya daripada diri sendiri yang tak mengawal hati.
Fikir dalam-dalam. Apabila musibah; tak perlu tuding jari, ataupun bertanggungjawab atas perilaku sendiri".
*KEBERKATAN YANG DICARI*
*6 cara utk mendapat pahala setelah mati:*
1. Beli Al - Quran kpda sseorang, setiap kali dia mmbacanya kamu akn mnerima pahala.
2. Sedekah kerusi roda kpda hospital, setiap kali org sakit mnggunakannya nescaya kamu akn mndapat pahala.
3. Turut serta dlm pembinaan masjid.
4. Meletak watercooler di tempat awam.
5. Menanam pokok. Kamu mnerima pahala skiranya ada manusia ataupun binatang berteduh dibwahnya atau mkan darinya.
6. Cara yg terakhir dan paling mudah adalah kongsi mesej ini kpda semua, sekiranya ada org yg mampu melakukan salah satu perkara di atas maka kamu akn mndpat pahala.

SATU HARI SATU HADIS

Keutamaan tasbih
------------------
Sahih al-Bukhori:5926
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:
مَنْ قَالَ: سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ فِي يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ حُطَّتْ خَطَايَاهُ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ.
Dari Abu Hurairah ra: Bahwa Rasulullah saw bersabda:
Barangsiapa mengucapkan Subhanallah wabihamdihi (Maha suci Allah dan segala pujian hanya untuk-Nya) sehari seratus kali, maka dosa-dosanya akan terampuni walaupun sebanyak buih di lautan.
Pesan :
Keutamaan membaca Subhanallah wa bihamdihi 100 kali, akan diampuni walaupun dosanya sebanyak buih di lautan.
via Satu Hari Satu Hadis
Download aplikasi Satu Hari Satu Hadis di sini : http://bit.ly/satuharisatuhadis

MAKNA BACAAN DALAM SOLAT

Mintak maaf semua. Untuk sama-sama ulangkaji. Ada orang dah solat berpuluh tahun, tapi still tak tahu maksud atau makna bacaan dalam solat yang diorang buat (ramai sebenarnya). Tak hairan la kalau tak kusyuk dalam sembahyang. Oleh itu, marilah kita renung-renungkan dan paham-pahamkan setiap rangkap yang kita sebut sewaktu kita solat
Takbiratul-Ihram / Takbir:
Allah Maha Besar.
Doa Iftitah:
Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah dengan banyaknya. Maha suci Allah sepanjang pagi dan petang. Aku hadapkan wajahku bagi Tuhan yang mencipta langit dan bumi, dengan suasana lurus dan berserah diri dan aku bukan dari golongan orang musyrik. Sesungguhnya solatku, ibadatku, hidupku, matiku adalah untuk Allah Tuhan sekelian alam. Tidak ada sekutu bagiNya dan kepadaku diperintahkan untuk tidak menyekutukan bagiNya dan aku dari golongan orang Islam.
Al-Fatihah:
Dengan nama Allah yang maha Pemurah lagi maha Mengasihani. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang maha pemurah lagi maha mengasihani. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkau kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. Iaitu jalan orang-orang yang Engkau kurniakan nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang Engkau murkai dan bukan jalan mereka yang sesat.
Bacaan ketika
rukuk:
Maha Suci TuhanKu Yang Maha Besar dan dengan segala puji-pujiannya.
Bacaan ketika
bangun dari rukuk:
Allah mendengar pujian orang yang memujinya.
Bacaan ketika
iktidal:
Wahai Tuhan kami bagi Engkaulah segala pujian.
Bacaan ketika
sujud:
Maha suci TuhanKu yang Maha Tinggi dan dengan segala puji-pujiannya.
Bacaan ketika
duduk di antara dua sujud:
Ya Allah, ampunilah dosaku dan rahmatilah daku, lindungilah daku, angkatlah darjatku, rezekikan daku, berilah aku petunjuk, selamatkanlah daku dan maafkanlah akan daku.
Bacaan ketika
Tahiyat Awal:
Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah. Ya Tuhan kami, selawatkanlah ke atas Nabi Muhammad.
Bacaan ketika
Tahiyat Akhir:
Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah. Ya Tuhan kami, selawatkanlah ke atas Nabi Muhammad dan ke atas keluarganya. Sebagaimana Engkau selawatkan ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim. Berkatilah ke atas Muhammad dan atas keluarganya sebagaimana Engkau berkati ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim di dalam alam ini. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung.
Semoga bermanafaat utk kita bersama!
"ALLAH MENJAWAB AL-FATIHAH KITA"
Banyak sekali orang yang tegesa-gesa ketika membaca Al-Fatihah di saat solat tanpa toma'ninah, dan seakan-akan ingin cepat menyelesaikan solatnya.
Padahal di saat kita selesai membaca satu ayat dari surah Al-Fatihah, ALLAH menjawab setiap ucapan kita.
Dalam Sebuah Hadits Qudsi Allah SWT ber-Firman:
"Aku membahagi al-Fatihah menjadi dua bahagian, untuk Aku dan untuk Hamba-Ku."
■ Ertinya, tiga ayat di atas Iyyaka Na'budu Wa iyyaka nasta'in adalah Hak Allah, dan tiga ayat ke bawahnya adalah urusan Hamba-Nya.
■ Ketika Kita mengucapkan "AlhamdulillahiRabbil 'alamin".
Allah menjawab: "Hamba-Ku telah memuji-Ku."
■ Ketika kita mengucapkan "Ar-Rahmanir-Rahim".
Allah menjawab: "Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku."
■ Ketika kita mengucapkan "Maliki yaumiddin".
Allah menjawab: "Hamba-Ku memuja-Ku."
■ Ketika kita mengucapkan “Iyyaka na’ budu wa iyyaka nasta’in”.
Allah menjawab: “Inilah perjanjian antara Aku dan Hamba-Ku.”
■ Ketika kita mengucapkan “Ihdinash shiratal mustaqiim, Shiratalladzinaan’amta alaihim ghairil maghdhubi alaihim waladdhooliin.”
Allah menjawab: “Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku. Akan Ku penuhi yang ia minta.” (Hadis Riwayat Muslim dan At-Tirmidzi)
■ Berhentilah sejenak setelah membaca setiap satu ayat.
Rasakanlah jawaban indah dari Allah kerana Allah sedang menjawab ucapan kita.
■ Selanjutnya kita ucapkan "Aamiin" dengan ucapan yang lembut, sebab Malaikat pun sedang mengucapkan hal yang sama dengan kita.
■ Barangsiapa yang ucapan “Aamiin-nya” bersamaan dengan para Malaikat, maka Allah akan memberikan Ampunan kepada-Nya.” (Hadis Riwayat Bukhari, Muslim, Abu Dawud)
Sahabat jika artikel ini bermanfaat silakan dikongsikan, sampaikan walau satu ayat
Sabda Rasulullah SAW;
"Siapa yang menyampaikan satu ilmu dan orang membaca mengamalkannya maka dia akan beroleh pahala walaupun sudah tiada."
(Hadis Riwayat Muslim)

Thursday, June 08, 2017

RAHSIA INDAH BULAN RAMADHAN

Bismillahirrahmanirrahim.

🌼RAHASIA INDAH BULAN RAMADHAN🌼
Oleh Abu Hashif

الســـلام عليــكم ورحــمة اﻟلّـہ وبركاته

إِنَّ الْحَمْدَ لله نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَ نَتُوْبُ إِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بلله مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ الله فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إله إلا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لا نَبِيَّ بَعْدَهُ

》Kesempatan Untuk Membakar Dosa-Dosa.

Allah Ta'ala berfirman:

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ ۚ

SYAHRU ROMADHOONALLADZII UNZILA FIIHIL QUR'AANU HUDAN LINNAASI WABAYYINAATI MINAL HIDAA WAL FURQOONI

"Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)".
(QS. Al-Baqarah: 185)

Bulan tersebut dinamai dengan ramadhan dikarenakan membakar dosa-dosa, yaitu membakar dosa-dosa itu dengan amal-amal shaleh.
(Tafsir ar-Razi)

Setelah Allah mempertemukan kita dengan bulan ramadhan yang mulia ini, yang penuh berkah, maka kesempatan emas bagi kita untuk memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.

Rasulullah Shollallaahu 'alaihi wa sallaam bersabda:

...وَرَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ ثُمَّ انْسَلَخَ قَبْلَ أَنْ يُغْفَرَ لَه ..
رواه الترمذي ورواه البخاري في الأدب المفرد، 222،/ح 644/ب. 281 وصححه الألبان

... WA ROGHIMA ANFU ROJULIN DAKHOLA 'ALAIHI ROMADHOONU TSUMMAN SALAKHO QOBLA AN-YUGHFARO LAHU...
(ROWAAHU AT-TIRMIDZIYYY WA ROWAAHUL BUKHOORIYYU FIL ADAABUL MIFROD.

"Dan celakalah seseorang yg kedatangan bulan Romadhon kemudian berlalu (Romadhan) sebelum diampuni dosa-dosanya".
(HR. At-Tirmidzy dan Al-Bukhory dalam Al-Adabul Mufrod dan disohihkan Al-Albany)

Memanfaatkan bulan ramadhan dengan memperbanyak amal shaleh yang kita harapkan dapat membakar dosa-dosa kita, dan Makna berkenan tuk mengampuninya.

Dan tentunya dengan memperbanyak taubat kepada Allah Ta'ala,, karena taubat merupakan salah satu sebab meraih keberuntungan.

Allah Ta'ala berfirman:

وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

WA TUUBUU ILLALLAAHI JAMII'AN AYYUHAL MU'MINUUNA LA'ALLAKUM TUFLIHUUNA.

"Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung".
(QS. An-Nur: 31)

Semoga Allah Ta'ala memberikan kita kemudahan dalam beramal shaleh, dan taubat kepadanya, Dan Allah Ta'laa menerima amal ibadah kita semua.

Wallaahu A'lam
Wallaahu Waliyyut Taufiq

Semoga bermanfaat bagi Penulis dan bagi Para Pembaca Yang Budiman. Baarokallaahu Fiikum. Hadanallaahu Wa Iyyaakum Jamii'an. Yassarallaahu Lanal Khairo Haitsumaa Kunna.

¤¤ AD-DIINU AN-NASHIIHAH ¤¤

*Abu Hashif*
*Muwajjih Rumah Dakwah Indonesia*

BOOKING HOTEL ONLINE

AGODA : ONLINE HOTEL DEALIS : SPECIAL RATES ON AGODA : FINE CHEAP HOTEL AGODA DEALS : Guaranteed lowest prices on hotels, hostels, resorts & vacation rentals. 1376639 hotels worldwide, over 15000000 reviews. Fast and secure with lowest rates!
CLICK HERE FOR INSTANT ACCESS .

KEUTAMAAN ILMU ATAS HARTA

Bismillahirrahmanirrahim.
🌼 KEUTAMAAN ILMU ATAS HARTA 🌼

Hidup di dunia sementara, dunia ini akan fana dan akan ditinggalkan menuju kampung akherat, cepat atau lambat.
Manusia berbeda-beda usahanya di dunia ini, ada yang hidupnya berorentasi untuk akherat yaitu dengan beribadah, beramal shalih, menuntut ilmu. Adapula yang berorentasi untuk dunia, yaitu dengan mengejar syahwat dunia yang berupa wanita, jabatan, harta, dll.
Perbedaan orentasi dan hasrat itu karena perbedaan ilmu dan persepsi manusia. Kata “sukses” ini berbeda makna jika dikembalikan kepada masing-masing orang. Umumnya di masyarakat bahwa orang dikatakan “sukses” adalah orang yang berhasil dalam pekerjaannya, bekerja ditempat yang “basah”, gajinya besar dan tinggi kedudukannya? oleh karena itu tidak mengherankan, mereka menyekolahkan anak-anaknya disekolah yang bonafide untuk kemajuan karier mereka nanti tanpa mempertimbangkan kecukupan pendidikan agama dan akhlak mereka.
Ketika melihat orang belajar di pesantren, mereka katakan, mau jadi apa belajar di pesantren? apa bisa kaya jika belajar di pesantren?
Ketika anaknya di terima di sekolah favorite, misalnya SMA N 1, mereka sangat gembira, apalagi nanti bisa diterima di Universitas ternama dan jurusan bergengsi, mereka sangat bangga dan bahagia, karena di kemudian hari nanti anaknya akan bisa mencapai karier tinggi.
Jika anak gadisnya mau dilamar oleh seorang pemuda, maka pertama kali yang ditanyakan adalah apakah pemuda itu dari keluarga terpandang dan kaya? Apa pekerjaannya? Gajinya berapa? Sudah punya rumah belum? Adapun pertanyaan apakah dia shalih, taat, berilmu itu nomor sekian.
Maka dari sini, pentingnya untuk mengkaji masalah ini dan membandingkan antara ilmu agama dengan harta itu lebih utama mana?
Kalau dilihat dari kacamata syariat Islam, tidak diragukan lagi bahwa ilmu syar’i lebih utama dari harta, banyak di dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits yang menjelaskan tentang keutamaan ilmu.
Agar tampak jelas keutamaan ilmu atas harta maka perlu dibahas perbandingan dari keduanya, sebagai berikut:
1. Ilmu lebih utama dari harta, karena keberadaan ilmu adalah warisan para rasul dan nabi-nabi. Sementara harta berupa emas, perak dan permata dilungsurkan oleh Fir'aun, Qarun, raja-raja, orang-orang kaya,
Di dalam sebuah hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ الْأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَارًا وَلَا دِرْهَمًا إِنَّمَا وَرَّثُوا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَ بِهِ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ
“Sesungguhnya para Nabi tidak mewariskan dinar dan dirham, sesungguhnya mereka hanyalah mewariskan ilmu, maka barangsiapa yang telah mengambilnya, maka ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi).
2. Ilmu menjaga pemiliknya, sedang pemilik harta bersusah payah memelihara kekayaannya, karena ilmu yang bermanfaat akan membimbing pemiliknya dari penyimpangan, sedangkan harta butuh untuk dijaga agar tidak hilang atau dicuri. Sehingga pemilik harta ketika keluar dari rumah takut hartanya dirampok, adapun pemilik ilmu tidak takut dirampok.
3. Allah Ta’ala mengangkat derajat para ahli ilmu, bukan pemilik harta,
يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ
“Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” [Al-Mujaadilah : 11]
Di zaman dahulu ada seseorang yang lehernya cacat, dan ia selalu menjadi bahan ejekan dan tertawaan. Kemudian ibunya berkata kepadanya, “Hendaklah engkau menuntut ilmu, niscaya Allah akan mengangkat derajatmu.” Sejak itulah, orang itu belajar ilmu syar’i hingga ia menjadi orang alim, sehingga ia diangkat menjadi Qadhi (Hakim) di Makkah selama 20 (dua puluh) tahun. Apabila ada orang yang berperkara duduk di hadapannya, maka gemetarlah tubuhnya hingga ia berdiri. al-‘Ilmu Fadhluhu wa Syarafuhu (hal. 220-221).
4. Ilmu adalah nikmat yang paling agung yang jauh dari pada nikmat harta. Lihatlah Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam diberikan nikmat yang besar dengan ilmu, bukan dengan harta, Allah Ta’ala
berfirman:
وَأَنزَلَ اللَّهُ عَلَيْكَ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَعَلَّمَكَ مَا لَمْ تَكُن تَعْلَمُ ۚ وَكَانَ فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكَ عَظِيمًا
“… Dan (juga karena) Allah telah menurunkan Kitab (Al-Qur-an) dan hikmah (As-Sunnah) kepadamu dan telah mengajarkan kepadamu apa yang belum engkau ketahui. Karunia Allah yang dilimpahkan kepadamu sangat besar.” [An-Nisaa’: 113]
5. Orang Yang Berilmu Dikecualikan Dari Laknat Allah, keistimewan ini tidak dimiliki oleh pemilik harta, Di dalam hadits dari Abu Hurairah radhi-yallaahu ‘anhu, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أَلاَ إِنَّ الدُّنْيَا مَلْعُوْنَةٌ مَلْعُوْنٌ مَا فِيْهَا إِلَّا ذِكْرُ اللهِ وَمَا وَالَاهُ وَعَالِـمٌ أَوْ مُتَعَلِّمٌ.
“Ketahuilah, sesungguhnya dunia itu dilaknat dan dilaknat apa yang ada di dalamnya, kecuali dzikir kepada Allah dan ketaatan kepada-Nya, orang berilmu, dan orang yang mempelajari ilmu.’” H.R. at-Tirmidzi.
6. Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam diperintahkan Allah Ta’ala untuk meminta tambahan ilmu, bukan tambahan harta, ini menunjukkan keutamaan ilmu,
وَقُل رَّبِّ زِدْنِي
“dan Katakanlah: "Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan." Q.S. Taha: 114.
7. Menuntut Ilmu Akan Membawa Kepada Kebersihan Hati, Kemuliaannya, Kehidupannya, Dan Cahayanya, berbeda dengan pencari harta. Orang yang menuntut ilmu akan bertambah rasa takut dan taqwanya kepada Allah Ta'ala. Hal ini berbeda dengan orang yang disibukkan oleh harta dan dunia, padahal harta tidak membersihkan dirinya, tidak menambah sifat kesempurnaan dirinya, yang ada hatinya akan menjadi tamak, rakus, dan kikir.
8. Menuntut Ilmu Adalah Jihad Di Jalan Allah Dan Orang Yang Menuntut Ilmu Laksana Mujahid Di Jalan Allah Ta’ala, berbeda dengan pencari harta yang tidak termasuk jihad fi sabilillah.
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,
مَنْ دَخَلَ مَسْجِدَنَا هَذَا لِيَتَعَلَّمَ خَيْرًا أَوْ لِيُعَلِّمَهُ كَانَ كَالْـمُجَاهِدِ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ، وَمَنْ دَخَلَهُ لِغَيْرِ ذَلِكَ كَانَ كَالنَّاظِرِ إِلَى مَا لَيْسَ لَهُ.
“Barangsiapa yang memasuki masjid kami ini (masjid Nabawi) dengan tujuan mempelajari kebaikan atau mengajarkannya, maka ia laksana orang yang berjihad di jalan Allah Ta’ala. Dan barangsiapa yang memasukinya dengan tujuan selain itu, maka ia laksana orang yang sedang melihat sesuatu yang bukan miliknya.” Hadits hasan: Diriwayatkan oleh Ibnu Hibban (no. 87-at-Ta’liiqaatul Hisaan), Ibnu Majah (no. 227), Ahmad (II/350, 526-527), Ibnu Abi Syaibah (no. 33061), dan al-Hakim (I/91), dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu.
9. Mencintai ilmu dan memilikinya adalah mata air kebajikan. Adapun mencintai harta, baik di kala berpunya maupun papa, adalah sumber keburukan. Hal ini disebutkan dalam sebuah hadits dari Mu’awiyah radhiyallahu ‘anhu , ia berkata, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِى الدِّينِ
“Barangsiapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka Allah akan membuatnya faham tentang agamanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
10. Kekayaan akan berkurang jika dibelanjakan, sedangkan pengetahuan akan bertambah jika dibagikan atau diajarkan.
11. Nilai orang kaya ada pada hartanya dan nilai orang yang berilmu ada pada ilmunya. Apabila hartanya lenyap, lenyaplah nilainya dan tidak tersisa tanpa nilai, sedangkan orang yang berilmu nilai dirinya tetap langgeng, bahkan nilainya akan terus bertambah.
12. Nabi Adam ‘alaihissalam diciptakan, lalu dibekali ilmu, dan bukannya harta sehingga membuatnya unggul di hadapan malaikat dan menerima sujud penghormatan mereka.
13. Harta dapat diperoleh orang-orang mukmin maupun kafir, orang baik maupun orang jahat. Sedangkan ilmu yang bermanfaat hanya dapat diperoleh orang-orang yang baik dan beriman.
14. Orang yang tamak ilmu, maka dia terpuji, berbeda dengan orang yang tamak harta, karena dia tercela.
15. Para pemilik harta mudah dijangkiti kesombongan hingga mengaku tuhan, Adapun para pemilik ilmu dikaruniai sifat takut kepada Allah dan rendah hati di harapan sesama insan."
Demikianlah di antara keutamaan ilmu atas harta, semoga hal ini bisa mengubah mainset kita, sehingga lebih mengutamakan ilmu daripada harta. wallahu a’lam.
🖋 Ustadz Agus Santoso, B.A., M.P.I

Kredit untuk : Ildasari Daulay
[ + Comment ]
ADA/IkLAN :SATU KAD SATU KELURGA SATU HARGA .
Medical card Murah Gila harga dari serendah RM 67.00
Bergantung pada terma dan syarat* .
Call @ Wahsapp : 0167158499 - A.hbo